Libur panjang sering kali menjadi momen yang dinanti-nantikan untuk bersantai dan beristirahat, namun tidak jarang kita merasa lelah, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi saat kembali bekerja. Hal ini disebabkan oleh perubahan drastis dalam pola tidur selama liburan. Saat liburan, biasanya aktivitas sosial meningkat, dan kita sering begadang atau menonton film hingga larut malam, mengubah jam tidur dan membuat tubuh bingung menyesuaikan ritmenya.
Menurut dokter spesialis neurologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI RSCM), Astri Budikayanti, tubuh manusia memiliki sistem biologis yang mengatur waktu tidur dan bangun melalui hormon tertentu. Ketika pola tidur mengalami perubahan selama beberapa hari, tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan kembali ritme tidur tersebut. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, kurang fokus, brain fog, dan penurunan daya tahan tubuh.
Gangguan pola tidur dapat memiliki dampak jangka pendek yang signifikan, termasuk sulit berpikir jernih, menurunnya daya tahan tubuh, dan meningkatkan risiko tertular penyakit. Meskipun dampaknya bisa diatasi, tetapi akan berpengaruh pada sistem imun tubuh. Oleh karena itu, penting untuk kembali ke pola tidur yang teratur setelah liburan agar tubuh dapat beradaptasi kembali dengan baik saat kembali ke rutinitas kerja. Jaga kesehatan tidur Anda agar tetap bugar dan fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.












