Mudik Lebaran sering membuat fokus masyarakat pada persiapan teknis dan oleh-oleh, namun aspek kesehatan pemudik sering terlupakan. Ketua Departemen Kesehatan DMI, dr. Prasetyo Widhi Buwono, mengingatkan pentingnya sahur dan istirahat cukup saat perjalanan. Pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan terutama bagi yang memiliki penyakit kronis, dengan layanan di pos kesehatan di berbagai tempat. Masjid dapat menjadi pusat kesehatan jamaah dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah setelah Sholat Tarawih. Selain itu, pemudik disarankan membawa kotak P3K, bekal bergizi, minum cukup, dan beristirahat secara teratur selama perjalanan. Dinkes Jakarta telah menyediakan posko kesehatan di terminal bus, stasiun, dan pelabuhan selama Angkutan Lebaran 2026. Semua ini bertujuan untuk menjaga kesehatan pemudik dan memastikan perjalanan berjalan lancar.
Resep Mudik Anti-lemas: Tips Sahur Penting!
Read Also
Recommendation for You

Di Indonesia, jumlah penderita diabetes yang mencapai puluhan juta jiwa masih menjadi peringkat kelima di…

Berbagai keluhan terkait kulit dapat terjadi pada semua usia, yang mendorong keinginan untuk memiliki kulit…

Perempuan dikenal sebagai sosok yang lebih sensitif. Psikolog Indah Sundari Jayanti mengungkapkan bahwa sensitivitas sebenarnya…

Setelah berolahraga, adalah hal yang normal jika merasa pegal. Namun, bagaimana dengan nyeri otot? Seberapa…

Menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama dapat meningkatkan kelelahan mata. Dokter spesialis mata…







