Polemik terkait pembatasan hak politik keluarga presiden kembali mencuat dan memicu diskusi. Usulan untuk melarang keluarga sedarah atau semenda dari presiden dan wakil presiden yang sedang menjabat untuk ikut serta dalam pemilihan presiden menimbulkan sindiran dari Ketua DPP PSI, Dedek Prayudi. Menurutnya, usulan tersebut dapat membuka peluang bagi diskriminasi yang bertentangan dengan prinsip demokrasi. Dedek juga mengekspresikan kekesalannya terhadap usulan tersebut, dengan kekhawatiran bahwa hal ini dapat semakin meluas dan mengakibatkan diskriminasi terhadap berbagai golongan. Selain itu, Dedek juga menyatakan bahwa usulan tersebut bukan semata-mata untuk memperbaiki sistem, namun lebih karena kesulitan menerima hasil kontestasi politik. Ia menegaskan bahwa kekalahan yang tidak bisa diterima kadang berubah menjadi kebencian, yang kemudian ingin dijamin keabsahan melalui diskriminasi yang bertentangan dengan demokrasi. Dedek juga menekankan bahwa hukum memberikan ruang untuk menantang dan melawan keputusan apa pun, namun diharapkan agar kekalahan dapat diterima dengan lapang dada.
Anak Presiden Dilarang Ikut Pilpres: Siapa Lagi yang Berhak Besok?
Read Also
Recommendation for You

Yorrys Raweyai, Wakil Ketua DPD RI, menyoroti bahwa Presiden Jokowi belum mampu menyelesaikan masalah kekerasan…

Akhirnya, aktivis Eggi Sudjana memutuskan untuk berbicara tentang pertemuannya dengan Presiden ke-7, Joko Widodo, di…

Lembaga Survei Parameter Publik Indonesia (PPI) baru saja merilis hasil survei evaluasi satu tahun kepemimpinan…

Dinamika geopolitik global yang semakin memanas akibat konflik di Timur Tengah juga menarik perhatian sejumlah…








