Foundek dan CEO FDC Dental Clinic Mendorong Bisnis Kesehatan Berdampak
Founder dan CEO FDC Dental Clinic, drg. Ita Lestari, MARS, menekankan pentingnya para pemilik bisnis kesehatan untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan revenue dan jumlah cabang. Bagi Ita, hal yang lebih penting adalah menciptakan manfaat yang besar bagi pelanggan, tim, serta masyarakat luas. Pesan ini disampaikan Ita dalam acara Clinic Growth Masterclass for Owner yang diselenggarakan Aksoro Business School.
Perjalanan FDC Dental Clinic
Dalam acara tersebut, Ita menjelaskan perjalanan FDC Dental Clinic dari bisnis kesehatan konvensional menjadi ekosistem layanan kesehatan gigi yang didukung oleh teknologi. Menurut Ita, pertumbuhan sebuah bisnis tidak hanya membutuhkan peningkatan skala, tetapi juga perubahan dalam pola pikir seorang founder. Hal ini melibatkan pembangunan sistem, pengelolaan tim, serta dampak yang dihasilkan.
Keputusan Penting Bagi Pemilik Bisnis
Ita juga mengajak para peserta Clinic Growth Masterclass for Owner untuk mempertimbangkan tiga keputusan penting yang harus diambil seorang pemilik bisnis. Yaitu, Where to Grow, Who to Build, dan What Impact to Create. Menurutnya, ekspansi bisnis seharusnya didasarkan pada permasalahan konkret yang ingin diselesaikan dan kebutuhan yang ingin dipenuhi masyarakat, bukan hanya potensi pasar semata.
FDC Dental Clinic sendiri tumbuh dari usaha menjawab tiga kendala utama masyarakat terkait akses ke layanan dokter gigi, yaitu persepsi mahal, ketakutan, dan proses yang dianggap lambat.
Menurut Ita, pertumbuhan sebuah perusahaan seharusnya diukur dari seberapa besar manfaat yang dihasilkan, bukan hanya dari sisi revenue semata. Semakin sebuah bisnis berkembang, hal-hal seperti akses kesehatan, kualitas pelayanan, kesempatan pengembangan tim, serta dampak positif kepada masyarakat juga harus ikut meningkat.
Selain itu, pertumbuhan bisnis juga mengharuskan founder untuk membangun tim yang solid. Dalam sesi Leadership Journey, Ita memberikan gambaran tentang perjalanan kepemimpinan mulai dari memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, hingga akhirnya memimpin dampak yang dihasilkan.












