Enam Cara Detox Digital Efektif untuk Generasi Z

Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 dan 2012 dianggap sebagai generasi yang terbiasa hidup di era digital, dimana smartphone, media sosial, dan berbagai aplikasi online menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Indonesia sendiri termasuk dalam empat negara dengan jumlah pengguna media sosial terbanyak di dunia, dimana Gen Z menjadi kelompok yang paling aktif dengan menghabiskan waktu antara satu hingga enam jam per hari di platform-platform tersebut.

Salah satu dampak dari berlebihan interaksi dengan media sosial adalah perilaku doomscrolling, dimana seseorang terus-menerus menggulir konten yang cenderung negatif, menyebabkan kelelahan mental, menurunkan fokus, serta meningkatkan stres dan kecemasan. Untuk itu, menjalani digital detox atau mengurangi paparan terhadap perangkat digital menjadi penting bagi Gen Z agar dapat memulihkan kejernihan berpikir, meningkatkan fokus, memperbaiki kualitas hidup, dan membangun hubungan sosial yang lebih nyata.

Enam Kebiasaan Digital Detox yang Efektif

Life coach dan terapis, Sangeeta Sharma, membagikan enam kebiasaan digital detox yang dianggap efektif bagi Gen Z:

  1. Berjalan-jalan di alam terbuka
    Sharma menyarankan Gen Z untuk meluangkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk berada di alam tanpa menggunakan perangkat digital. Menikmati alam secara langsung dapat membantu memulihkan kesabaran, mengurangi kecemasan, memperkuat hubungan dengan diri sendiri, serta menenangkan sistem saraf.

Sumber

Source link