Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah ditekankan oleh pemerintah untuk memprioritaskan kelompok rentan atau B3 sebagai penerima manfaat utama. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Timur di Malang. Kelompok rentan B3 yang menjadi sasaran utama program ini meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. MBG bukan hanya tentang distribusi makanan, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan dan sanitasi.
Sony juga menyatakan bahwa program MBG memberikan efek multiplier bagi masyarakat, seperti membuka peluang kerja bagi relawan, terutama di daerah-daerah kurang berkembang. Program ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 dengan pendekatan yang luar biasa. Pemerintah juga telah memproyeksikan ekspansi signifikan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil dan pelosok dalam waktu dekat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa program MBG memberikan manfaat tidak hanya pada peningkatan gizi anak, tetapi juga bagi petani dan perekonomian nasional. Program ini didukung oleh prinsip ASRI yang meliputi Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Organisasi Gapembi juga memberikan dukungan penuh pada program MBG karena dianggap memiliki manfaat besar bagi generasi Indonesia.
Ketua Umum DPP Gapembi, Alven Stony, menyatakan harapannya bahwa pelantikan DPW Gapembi Jawa Timur dapat menjadi momentum untuk mempercepat implementasi program MBG secara berkelanjutan. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, juga berharap manfaat dari program MBG dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung program ini. SPPG berperan sebagai perpanjangan tangan BGN dalam pelaksanaan program di lapangan, dan diharapkan Gapembi dapat berkontribusi dalam pengawasan quality control serta kesuksesan program demi memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia.












