Fenomena Night Terror: Anak Teriak Histeris Saat Tidur

Night terror atau teror malam adalah salah satu gangguan tidur yang seringkali membuat orang tua panik. Fenomena di mana anak tiba-tiba berteriak histeris atau tampak sangat ketakutan saat tidur ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Dr. Yeni Quinta Mondiani, seorang dokter spesialis saraf, menjelaskan bahwa night terror termasuk dalam kelompok parasonia, yaitu gangguan parsial dari fase Non-REM. Tidur memiliki peran penting dalam pemulihan fisik dan perkembangan sistem saraf anak, terdiri dari beberapa fase seperti fase NREM dan REM. Gangguan seperti night terror umumnya muncul pada sepertiga awal malam, sekitar 60-90 menit setelah anak tertidur.

Gejala night terror bisa berupa anak berteriak panik, menangis, gelisah, dan terlihat ketakutan. Biasanya, anak sulit dibangunkan dan tidak merespons ketika ditenangkan. Meskipun umumnya tidak berbahaya, night terror dapat dipicu oleh kurang tidur. Penting bagi orang tua untuk tetap tenang, tidak membangunkan anak secara paksa, dan memastikan lingkungan tetap aman saat episode terjadi. Merekam kejadian ini dapat menjadi bahan konsultasi medis untuk mengatasi night terror pada anak. Menjaga kualitas dan kecukupan tidur anak merupakan kunci untuk mencegah terjadinya night terror.

Source link