Dokter konsultan jantung anak senior sekaligus Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarsa, mengungkapkan telah dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Hal ini disampaikan secara terbuka melalui unggahan video di Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, dr Piprim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien anak di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), mahasiswa, residen, dan calon konsultan jantung anak yang selama ini dia bimbing. Sebelum pengumuman pemecatan, dr Piprim diketahui dimutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati pada April 2025 untuk membantu pengembangan layanan jantung anak di rumah sakit tersebut. Namun, dr Piprim menilai proses mutasi itu dilakukan tidak sesuai dengan asas meritokrasi. Ia juga menceritakan bahwa dua bulan sebelum mutasi, ia dipanggil oleh seniornya yaitu Prof Rinawati Rohsiswatmo, dan diminta agar bersikap kooperatif terhadap kolegium bentukan Kementerian Kesehatan. Piprim menyatakan dirinya hanya menjalankan amanah Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak di Semarang yang menegaskan bahwa kolegium ilmu kesehatan anak harus tetap independen, tidak berada di bawah Kementerian Kesehatan. Sikapnya bersama rekan-rekan di IDAI dan sejumlah guru besar disebut berujung pada mutasi paksa. Hal tersebut menyebabkan dr Piprim dipecat oleh Menteri Kesehatan.
Dokter Piprim Ungkap Dipecat Menkes: Berjuang di Tempat Lain
Read Also
Recommendation for You

Generasi Alpha, kelompok anak yang lahir antara tahun 2010 hingga 2024 atau 2025, menunjukkan ketertarikan…

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia dan dunia. Tingginya jumlah…

Sebelum perjalanan mudik dan bertemu banyak orang saat Lebaran, penting bagi orang tua untuk memastikan…

Ginjal merupakan organ vital yang sangat penting dalam tubuh manusia. Tanggal 12 Maret diperingati sebagai…








