Berpuasa merupakan salah satu ibadah penting dalam agama Islam, terutama bagi anak-anak yang baru belajar. Dokter spesialis anak, Prof. Dr. Rini Sekartini, Sp A(K), memberikan rekomendasi camilan sehat untuk anak-anak yang akan berpuasa. Menurutnya, camilan anak harus tetap bernutrisi dan bergizi agar anak tidak merasa lemas saat menjalani ibadah puasa. Makanan yang diberikan harus mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk menjaga kesehatan anak.
Susu dan buah merupakan camilan yang sangat direkomendasikan karena mengandung nutrisi penting seperti kalsium, vitamin, dan mineral. Orang tua juga disarankan untuk menyajikan makanan berat seperti otak-otak atau siomay yang terbuat dari adonan tepung dan protein seperti ikan. Protein dapat diolah dalam berbagai bentuk seperti dimsum dengan isian yang bergizi.
Dalam agama Islam, tidak ada batasan usia spesifik untuk anak mulai belajar berpuasa, namun umumnya anak boleh mulai berpuasa secara bertahap mulai usia tujuh tahun. Orang tua juga perlu memberikan pemahaman yang baik kepada anak tentang esensi ibadah puasa agar mereka bisa menjalankannya dengan baik. Dengan memperhatikan asupan makanan yang bergizi dan sehat, anak-anak dapat menjalani puasa dengan lancar dan lebih bermakna.
Sumber: Antara












