Cara Kecanduan Game Mengarah pada Obesitas dan Masalah Mental

Bermain gim telah menjadi kegiatan favorit bagi anak-anak dan remaja untuk bersantai setelah seharian beraktivitas di sekolah. Namun, kebiasaan bermain gim secara berlebihan dapat mengakibatkan kecanduan yang berpotensi membahayakan kesehatan fisik dan mental. Dr. Heru Subekti, seorang ahli kesehatan jiwa dari UGM, menyatakan bahwa kecanduan bermain gim dapat menyebabkan gangguan tidur, obesitas, dan masalah kesehatan mental pada anak dan remaja. Hormon dopamin, yang memberi rasa senang saat bermain gim, sering menjadi penyebab utama kecanduan ini.

Peningkatan durasi bermain gim dari waktu ke waktu dapat membuat seseorang semakin kecanduan dan adiksi dalam bermain. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, seperti Carpal Tunnel Syndrome akibat penggunaan mouse secara terus-menerus, maupun Text Neck Syndrome karena posisi yang tidak ergonomis saat bermain gim. Selain itu, kecanduan gim juga dapat mengganggu kemampuan sosial anak dan remaja, mempengaruhi hubungan dengan orang tua, prestasi akademik, dan keseimbangan kehidupan pribadi.

Dr. Heru merekomendasikan agar waktu bermain gim tidak melebihi 5 jam per pekan, dengan harapan dapat mengurangi dampak negatif pada kesehatan fisik dan mental. Untuk mengatasi kecanduan gim, Heru menyarankan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko dan bahaya bermain gim terlalu lama melalui edukasi dan pengetahuan. Selain itu, menggali hobi, rajin berolahraga, dan terlibat dalam kegiatan produktif juga dapat membantu mengalihkan kecanduan bermain gim menjadi aktivitas yang lebih positif. Dengan demikian, kegiatan bermain gim tidak hanya memberikan dampak negatif, tetapi juga dapat memberikan manfaat positif jika dilakukan dengan tepat dan seimbang.

Source link