Makanan manis seperti cokelat, kue, biskuit, dan minuman manis sangat disukai oleh anak-anak dan sering kali menjadi bagian dari pola makan sehari-hari mereka. Namun, konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan anak, terutama dalam meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Ahli gizi dari Narayana Health SRCC Children’s Hospital, Divya Achrekar, menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan gangguan nafsu makan pada anak, sehingga mengurangi asupan nutrisi penting seperti protein, zat besi, dan serat yang diperlukan untuk pertumbuhan mereka.
Selain itu, gula berlebih juga dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti kembung, sakit perut, atau perubahan kebiasaan buang air pada anak. Hal ini bisa membuat mereka merasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Konsumsi gula yang tinggi juga dapat berdampak pada energi anak, membuat mereka mudah lelah, rewel, dan sulit berkonsentrasi baik dalam belajar maupun bermain.
Tidak hanya itu, makanan manis yang dikonsumsi pada sore atau malam hari juga dapat mengganggu kualitas tidur anak. Kurang tidur dapat menghambat pertumbuhan fisik dan mental anak. Untuk membantu anak-anak mengurangi konsumsi makanan manis, disarankan bagi orang tua untuk memberikan contoh dengan mengonsumsi makanan manis dalam porsi yang seimbang dan wajar. Dengan demikian, anak-anak akan lebih mudah memahami bahwa semua makanan, termasuk makanan manis, dapat dinikmati tanpa harus merasa bersalah atau berlebihan.












