Tren gaya hidup ramah lingkungan semakin populer dengan penggantian sedotan plastik sekali pakai menjadi sedotan kaca yang dapat digunakan berulang kali. Namun, sebuah video viral di TikTok baru-baru ini memperingatkan pengguna tentang risiko penggunaan sedotan kaca. Seorang pengguna bernama Breezie O’Brien memiliki pengalaman mengerikan ketika sedotan kaca yang digunakannya pecah dan menyebabkan cedera pada tenggorokannya. Peristiwa ini memunculkan diskusi luas mengenai keamanan produk berbahan kaca ini.
O’Brien mengalami kejadian yang menakutkan ketika sedotan kacanya pecah dan ia menemukan pecahan kaca itu di dalam mulutnya setelah merasakan sakit di tenggorokan. Setelah mengalami darah di dalam mulut, O’Brien segera mendatangi rumah sakit dan menjalani sejumlah pemindaian untuk memastikan cedera akibat pecahan kaca tersebut. Meskipun pecahan kaca telah melewati lambungnya, dokter menyarankan agar pecahan tersebut dapat keluar secara alami melalui sistem pencernaan, sambil tetap waspada terhadap tanda-tanda pendarahan internal.
Setelah kejadian tersebut, O’Brien yang sebelumnya mempromosikan sedotan kaca itu kepada pengikutnya, kini menarik rekomendasinya terhadap produk tersebut. Hal ini mengingatkan kita bahwa meskipun sedotan kaca terlihat estetik, ketebalan dan kekuatan bahan kaca tersebut harus dipertimbangkan. Menurut Dr. Ryan Stanton dari American College of Emergency Physicians, masalah utama bukan berasal dari bahan kaca secara umum, melainkan dari ketipisan struktur sedotan tersebut. Ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi dan pemakaian sedotan kaca agar tidak mengakibatkan cedera serupa seperti yang dialami oleh O’Brien.












