Berita  

Pemerintah Aceh Terapkan Sistem Buka-Tutup di Jembatan Awe Geutah: Langkah Strategis untuk Kendalikan Lalu Lintas

Pemerintah Aceh telah mengumumkan penerapan sistem buka-tutup untuk operasional Jembatan Awe Geutah, Kabupaten Bireuen, sebagai salah satu jalur alternatif penting setelah terjadinya banjir. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelancaran arus transportasi umum meskipun mungkin terjadi kepadatan kendaraan. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengimbau semua pengguna jalan untuk tetap bersabar dan mengikuti instruksi petugas di lapangan demi menjaga ketertiban bersama. Saat ini, jalur alternatif melalui Awe Geutah masih dalam proses pembersihan, sehingga para pengendara diingatkan untuk lebih waspada mengingat masih ada sisa material banjir di pinggir jalan. Pengaturan lalu lintas di lokasi melibatkan personel dari berbagai instansi, seperti Polres Bireuen, TNI, BPJN Wilayah Aceh, dan Dinas PUPR Aceh, untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan. Selain itu, progres pembangunan Jembatan Bailey Krueng Tingkeum – Kuta Blang juga menunjukkan perkembangan positif, dengan perkiraan selesai pada tanggal 25-26 Desember mendatang. Jembatan baru ini diharapkan mampu mendukung tonase beban kendaraan hingga 20 ton, sehingga dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas di lintas nasional. Semua langkah ini dilakukan dengan supervisi dari Pemerintah Pusat, sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pasca bencana dan untuk membangkitkan Aceh menjadi lebih kuat lagi.

Source link