Seseorang yang mengalami sindrom metabolik juga mengalami kesulitan dalam mengendalikan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low-Density Lipoprotein), menurut penjelasan dari Dr. Birry Karim, seorang pakar penyakit dalam dan kardiovaskular. Sindrom metabolik yang sering kali berawal dari obesitas, meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Sebuah kasus seorang pria berusia 43 tahun dengan obesitas yang disorot oleh Dr. Birry menunjukkan kompleksitas pengendalian LDL pada pasien yang menderita sindrom metabolik. Obesitas bisa memicu gangguan pernapasan saat tidur yang menyebabkan kekurangan oksigen kronis, yang dapat memicu aritmia dan risiko penyakit kardiovaskular lainnya. Dr. Birry juga menyoroti tantangan dalam penanganan aritmia pada pasien obesitas terkait regenerasi berat badan, yang menegaskan pentingnya intervensi medis yang berkelanjutan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Penekanan pentingnya modifikasi gaya hidup dan kepatuhan pada terapi medis juga disarankan untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular pada pasien obesitas.
Penyebab Obesitas: Rantai Setan Pengendali LDL & Jantung
Read Also
Recommendation for You

Maskara tidak hanya berdampak pada kesehatan kulit, tetapi juga bisa menimbulkan masalah serius pada mata…

Penyakit cacingan masih menjadi permasalahan kesehatan, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Anak-anak rentan…

Bulan puasa biasanya membuat penderita penyakit degeneratif, seperti diabetes dan hipertensi, khawatir tentang bagaimana menjaga…

Orang introvert memiliki cara berbeda dalam mengisi ulang baterai mental mereka. Ada yang asyik diajak…

Buah manggis, dalam khususnya kulitnya, ternyata memiliki potensi kesehatan yang tinggi berkat kandungan senyawa bioaktif…







