Para guru madrasah swasta yang tergabung dalam Perkumpulan Guru dan Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Pangandaran melakukan audiensi ke Gedung DPRD Pangandaran pada Selasa (7/10/2025). Mereka menuntut agar DPRD membantu memperjuangkan hak mereka untuk diakomodir menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Para guru madrasah swasta membawa sebelas poin tuntutan yang menyoroti adanya kesenjangan dalam kesejahteraan dan status kepegawaian dibandingkan dengan guru di sekolah negeri. Ketua PGM Indonesia Kabupaten Pangandaran, Dede Zaenal Arifin, menjelaskan bahwa tuntutan utama mereka adalah penyetaraan dan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi PPPK. Dede menyoroti perbedaan perlakuan antara guru honorer di sekolah negeri yang bisa diangkat sebagai PPPK setelah dua tahun berkarya, sementara guru swasta dengan loyalitas lama belum mendapat kesempatan yang sama. Ia juga mengungkapkan kondisi honorarium guru madrasah swasta yang kurang memadai. Selain itu, PGM juga mengusulkan agar guru madrasah swasta yang telah berpengalaman lebih dari 15 tahun diberikan afirmasi khusus untuk mendukung keterlibatan mereka dalam seleksi PPPK dan ASN. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan komitmen DPRD dalam menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan mengirim surat kepada DPR RI dan kementerian terkait guna mendukung aspirasi guru madrasah swasta. Asep menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh PGM yang mewakili sekitar 2.000 guru madrasah di Pangandaran. Dia menekankan pentingnya peran guru dalam mengembangkan generasi pintar di Pangandaran dan berjanji untuk mendukung hak-hak mereka.
Solusi Komitmen DPRD Pangandaran untuk Guru Honorer
Read Also
Recommendation for You

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat…

Dalam mendukung sektor pariwisata dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, Ketua DPRD Pangandaran mendorong Pemerintah Pusat…

Kasus dugaan penipuan investasi bodong melalui aplikasi MBA terus menjadi sorotan di Pangandaran. Kelompok Rakyat…

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pangandaran baru saja mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)…

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Asep Noordin, menanggapi laporan dari Rakyat Pangandaran Bergerak terhadap…







