Mengapa Beberapa Perokok Tidak Terserang Kanker?

Genetika Berperan dalam Respon Tubuh Terhadap Kanker

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature memberikan gambaran mengenai perbedaan respons tubuh terhadap paparan penyebab kanker. Meskipun merokok terkait dengan risiko kanker, tidak semua perokok akan mengembangkan kanker selama hidupnya. Sebaliknya, ada non-perokok yang turut mengalami kanker. Kini, penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik individu dapat berpengaruh besar dalam perkembangan kanker setelah terjadi kerusakan DNA.

Genetik dan Perkembangan Kanker

Dalam penelitian yang dipimpin oleh Duncan Odom, terungkap bahwa mutasi genetik bawaan, meskipun dalam tingkat yang kecil, dapat memengaruhi evolusi tumor setelah terjadi kerusakan DNA akibat paparan zat karsinogen. Berbagai varian genetik individu juga turut menentukan jenis mutasi yang terjadi, cara tumor tumbuh, serta respons kanker terhadap pengobatan.

Odom menyatakan bahwa melalui studi ini, untuk pertama kalinya, terkuak bagaimana latar belakang genetik individu dapat memengaruhi proses mutasi dan jalur yang diambil dalam perkembangan tumor. Dalam penelitian ini, empat strain tikus dengan perbedaan genetik diberikan paparan zat karsinogen yang sama untuk menggambarkan keberagaman genetik yang mirip dengan manusia.

Peran Zat Karsinogen

Diethylnitrosamine (DEN) adalah zat karsinogen yang menyebabkan kerusakan DNA pada sel hati tikus dalam penelitian. Meskipun tikus-tikus tersebut menerima dosis paparan yang identik pada usia yang sama, perkembangan kanker pada masing-masing tikus berbeda sesuai dengan latar belakang genetik mereka.

Dengan menganalisis hampir 600 tumor yang dihasilkan, para peneliti berhasil merekonstruksi bagaimana kanker berkembang dan berubah dari waktu ke waktu. Meskipun pada akhirnya banyak tumor memiliki proses biologis serupa dalam pertumbuhan kanker, proses tersebut dicapai melalui mutasi yang berbeda-beda.

Hasil penelitian ini menyoroti bahwa kanker tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti paparan zat karsinogen saja, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor genetik bawaan individu, yang menentukan jalur evolusi kanker setelah terbentuknya tumor.

Source link