Tingkatkan Kewaspadaan, Ini Risiko Serangan Jantung Saat Menonton Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 menjadi momen yang ditunggu jutaan penggemar sepak bola termasuk di Indonesia. Namun di balik euforia tersebut, dokter mengingatkan bahwa ketegangan selama pertandingan bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi orang yang memiliki riwayat jantung.
Respon Tubuh Manusia Saat Menonton Pertandingan Final
Sejumlah studi menunjukkan pertandingan olahraga dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung, gangguan irama jantung, serta kejadian kardiovaskular lainnya pada kelompok rentan. Dokter spesialis jantung asal Spanyol, Jose Abellan, mengatakan bahwa tubuh manusia dapat merespons pertandingan final seperti menghadapi situasi penuh ancaman. Hormon stres seperti kortisol dan katekolamin dilepaskan saat menonton pertandingan final. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah, mempercepat detak jantung, serta mendorong proses pembentukan gumpalan darah.
Kelompok yang Rentan Mengalami Masalah
Abellan mengungkap bahwa orang-orang yang perlu lebih berhati-hati saat menyaksikan pertandingan final Piala Dunia adalah yang pernah mengalami serangan jantung, memiliki pemasangan stent, menderita hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau memiliki riwayat gangguan irama jantung. Meskipun orang dengan kondisi jantung sehat biasanya tidak akan mengalami masalah signifikan.
Di samping itu, faktor pendukung di sekitar acara olahraga juga dapat memperburuk kondisi kesehatan, seperti makanan tidak sehat, alkohol, dan lainnya. Karena itu, penting bagi individu yang rentan untuk tetap menjaga kondisi kesehatan dan lingkungan sekitar.












