Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Ingin Melakukan Bayi Tabung
Memiliki kesempatan untuk melakukan program bayi tabung bisa menjadi solusi bagi pasangan yang mengalami kesulitan hamil. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan terutama bagi pasangan yang sudah berusia. Menurut penjelasan dari dokter spesialis kandungan, Prof Dr dr Nusratuddin Abdullah, usia pasangan suami istri memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan program bayi tabung.
Usia Pasangan Suami Istri
Menurut Prof Dr dr Nusratuddin Abdullah, usia pasangan suami istri, terutama usia ibu, sangat mempengaruhi keberhasilan program bayi tabung. Secara umum, setelah usia lebih dari 35 tahun, pasangan sudah harus berhati-hati terhadap faktor reproduksi. Dan jika usia pasangan sudah melebihi 38 tahun, maka keputusan lebih lanjut perlu dipertimbangkan dengan matang. Semakin bertambah usia, cadangan sel telur pada wanita akan semakin berkurang, sehingga peluang untuk hamil pun akan semakin menurun.
Kondisi Kesehatan
Prof Dr dr Nusratuddin Abdullah juga menjelaskan bahwa bagi pasangan yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti endometriosis, perlu mempertimbangkan dengan cermat untuk melakukan program bayi tabung. Endometriosis dapat merusak sel telur dan cadangan ovarium, sehingga akan mempengaruhi kesempatan untuk hamil. Jika tes medis menunjukkan adanya kista besar, maka pilihan antara operasi atau promil bayi tabung perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi cadangan sel telur pasangan.
Jadi, seiring bertambahnya usia, cadangan sel telur akan semakin menurun. Oleh karena itu, segera melakukan program bayi tabung dapat menjadi pilihan terbaik untuk pasangan yang menginginkan kehamilan.












