Ibu cemas setelah mendiagnosis kesehatan anak dari internet (ilustrasi)
Dalam era digital, akses mudah terhadap informasi kesehatan anak menghadirkan tantangan baru bagi para orang tua dan tenaga medis. Dokter spesialis anak, dr. Yesi Oktavia Dewi, melihat adanya peningkatan kecemasan dan overthinking orang tua terkait kesehatan anak akibat informasi yang mereka dapatkan dari berbagai media.
Menurut dr. Yesi, saat ini banyak orang tua mendatangi dokter dengan pengetahuan lebih banyak dibanding beberapa tahun yang lalu. Namun, ironisnya, terlalu banyak membaca informasi kesehatan dari internet justru membuat mereka merasa panik sebelum berkonsultasi langsung dengan dokter.
Fenomena Kecemasan Orang Tua
Kecemasan yang dialami orang tua saat ini dianggap semakin relevan, terutama dengan tingginya penetrasi internet di Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, pada 2025 tingkat pengguna internet Indonesia mencapai 80,66% atau sekitar 229 juta pengguna.
Angka tersebut mencerminkan mudahnya akses informasi kesehatan dalam hitungan detik. Namun, permasalahan muncul ketika masyarakat kesulitan memilah informasi yang benar dan tepat mengenai kondisi anak.












