Varises sering dianggap sebagai masalah estetika karena menonjol di kaki dan mengganggu penampilan. Namun, sebenarnya kondisi ini merupakan tanda gangguan pada sistem pembuluh darah vena dan bisa berakibat serius jika diabaikan. Dr. Emanoel Oepangat, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, menjelaskan bahwa varises adalah bagian dari penyakit vena kronis yang menunjukkan gangguan aliran balik darah di tungkai bawah. Kondisi ini progresif dan semakin sulit diatasi jika tidak ditangani sejak dini.
Banyak pasien baru datang ke dokter ketika mengalami keluhan nyeri, bengkak, atau luka di kaki. Penanganan sejak dini bisa mencegah komplikasi serius seperti insufisiensi vena kronis, ulkus, dan trombosis vena dalam. Varises bisa dialami oleh siapa saja, baik wanita maupun pria, dengan prevalensi sekitar 25 persen pada wanita dan 10-15 persen pada pria di seluruh dunia.
Gejala varises pada pria umumnya meliputi rasa berat pada tungkai, nyeri setelah berdiri lama, pembengkakan di pergelangan kaki, dan vena menonjol atau berliku di kulit. Pekerjaan yang menuntut berdiri atau duduk dalam waktu yang lama seperti petugas keamanan, tenaga medis, pekerja pabrik, pengemudi, atau pekerja kantoran dapat meningkatkan risiko terkena varises. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala varises dan berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang tepat.












