KAMMI Mengutuk Pernyataan Feri Amsari Terkait Swasembada Pangan
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengecam keras pernyataan Feri Amsari yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto berbohong terkait capaian swasembada pangan. Menurut KAMMI, pernyataan tersebut tidak didasarkan pada pemahaman yang menyeluruh atas realitas lapangan dan berpotensi menghilangkan pengakuan terhadap kerja keras petani yang menjadi landasan utama ketahanan pangan nasional.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP KAMMI, Aulia Furqon, menegaskan bahwa capaian swasembada pangan merupakan hasil dari kerja kolektif yang panjang. Para petani bekerja di tengah tantangan biaya produksi yang tinggi, risiko iklim, dan ketidakpastian pasar. Dalam situasi ini, negara memberikan dukungan melalui kebijakan yang terus diperbaiki.
Furqon menekankan bahwa menyebut kebijakan ini sebagai kebohongan menunjukkan pandangan yang tidak didasari oleh fakta lapangan. Petani bekerja dengan sungguh-sungguh setiap hari dan hal tersebut tidak dapat diabaikan dengan opini tanpa dukungan data yang valid.
Pernyataan yang disampaikan tidak mencerminkan pemahaman yang utuh terhadap kondisi lapangan dan kompleksitas sektor pertanian. Kritik yang dilontarkan tanpa pemahaman yang mendalam terhadap situasi di lapangan, tidak mencerminkan realitas pertanian yang sebenarnya.
KAMMI menegaskan dukungan yang tegas kepada petani sambil mengakui bahwa kebijakan pemerintah mulai menunjukkan hasil. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dianggap berada di jalur yang tepat dalam upaya memperbaiki sistem pertanian nasional.












