Berita  

Pemerintahan Prabowo: Tanpa Penyeimbang, Semua yang Berbeda Dianggap Musuh

Herwin Sudikta, seorang pegiat media sosial, memberikan tanggapannya terhadap jawaban Presiden Prabowo Subianto terkait dinamika di lingkaran kekuasaan. Tanggapan tersebut muncul setelah pertemuan Presiden dengan sejumlah jurnalis senior, ekonom, dan pengamat di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menurut Herwin, respons Prabowo terhadap pertanyaan tentang keberadaan “devil’s advocate” di lingkarannya tidak menjawab secara substansial. Herwin juga menyoroti minimnya figur penyeimbang di sekitar Presiden, yang membuat perbedaan pandangan dianggap sebagai ancaman.

Herwin menekankan bahwa jika perbedaan dianggap sebagai musuh, hanya akan menguatkan pandangan yang sama tanpa adanya kritik konstruktif. Ia menegaskan pentingnya pembenahan dari internal kekuasaan jika ingin memberantas praktik-praktik negatif. Menurut Herwin, membersihkan orang-orang di sekeliling kekuasaan merupakan langkah awal yang harus dilakukan, bukan malah mempersempit ruang kritik dari rakyat. Dengan demikian, pembenahan dari dalam lingkaran kekuasaan diharapkan dapat menghasilkan perubahan positif dalam pemerintahan.

Source link