Pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri kembali mendapat perhatian publik. Menurut Juru Bicara PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, dinamika ini seringkali disajikan secara negatif oleh pihak tertentu. Guntur memandang bahwa pertemuan atau ketidakhadiran Megawati dalam beberapa agenda seringkali dimanipulasi menjadi tuduhan tanpa dasar. Ia menyoroti narasi yang berubah-ubah dan dianggap tidak objektif, mengindikasikan upaya untuk menciptakan opini negatif terus menerus, baik saat pertemuan berlangsung maupun tidak. Menurut Guntur, hal ini seharusnya tidak menjerumuskan publik dalam spekulasi berlebihan terkait dinamika politik yang wajar. PDIP menegaskan bahwa mereka tetap berada di luar pemerintahan sesuai keputusan resmi partai yang telah ditetapkan dalam forum internal. Guntur juga menjelaskan bahwa peran PDIP adalah sebagai kekuatan penyeimbang dalam demokrasi, menjalankan fungsi checks and balances. Guntur menggambarkan hubungan antara Megawati dan Prabowo sebagai “dua sahabat lama” yang sekarang memiliki posisi yang berbeda.
PDIP Bantah Narasi Negatif tentang Megawati
Read Also
Recommendation for You

Gelombang Konflik Politik di Filipina: Sara Duterte Dimakzulkan dan Istrinya Gibran Dihantam Isu Serupa Gelombang…

Amien Rais menegaskan sikap kritis terhadap langkah-langkah pemerintah, khususnya terkait kebijakan yang diambil Presiden Prabowo….

FOKSI Menegur Amien Rais Terkait Kebebasan Berpendapat FOKSI Menegur Amien Rais Terkait Kebebasan Berpendapat Dewan…

PDIP Menolak Penyerahan RUU Pemilu ke Pemerintah PDIP Menolak RUU Pemilu Diserahkan ke Pemerintah: “Nyawa…








