Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa mengeluarkan pernyataan tegas terkait eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah. Melalui Ary Oskandar selaku Ketua DPP Bidang Luar Negeri, Gema Bangsa mengutuk setiap tindakan agresi militer yang melanggar kedaulatan negara dan berpotensi mengancam stabilitas global. Ary menegaskan bahwa penggunaan kekuatan bersenjata yang melampaui norma hukum internasional adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Menurutnya, intervensi bersenjata yang mengabaikan kedaulatan negara lain merupakan pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dapat mengancam stabilitas global.
Ia juga menyoroti bahwa konflik di Timur Tengah dapat memicu perang kawasan yang lebih luas jika tidak segera diatasi melalui diplomasi. Ary menekankan bahwa perang bukanlah solusi dan merupakan tanda kegagalan diplomasi serta kepemimpinan. Dalam konteks politik luar negeri Indonesia, Ary menegaskan pentingnya mempertahankan sikap bebas aktif sebagai landasan utama. Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam kepentingan geopolitik negara-negara besar yang dapat memperkeruh konflik. Itulah beberapa poin penting dari pernyataan sikap Partai Gema Bangsa terkait situasi di Timur Tengah, yang menekankan pentingnya menjaga perdamaian dunia dan melindungi kedaulatan negara.












