Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Usia 11 Tahun Mulai 2027

Anak laki-laki Indonesia menunggu vaksin Covid-19 saat vaksinasi untuk anak-anak berusia enam hingga sebelas tahun di kantor polisi di sebuah underpass di Pamulang, Banten. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa mulai 2027 anak laki-laki usia 11 tahun akan menerima vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk menekan angka kanker serviks di Indonesia. Meskipun laki-laki tidak menderita kanker serviks, mereka dapat menjadi pembawa virus HPV dan menularkannya kepada pasangan seksualnya.

Budi menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia yang dapat melayani deteksi dini kanker. Kementerian Kesehatan menargetkan 40 juta perempuan Indonesia dapat menjalani skrining kanker dalam lima tahun ke depan. Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor dua bagi perempuan setelah kanker payudara.

Pemerintah telah meluncurkan program nasional vaksin HPV pada 2023 yang menargetkan 2,1 juta perempuan usia 11 tahun. Setelah mencapai target tersebut, Kemenkes akan beralih ke perempuan usia 15 tahun. Pada 2027, Kemenkes juga akan mengimunisasi anak laki-laki usia 11 tahun sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Semua upaya ini dilakukan untuk menurunkan angka kanker serviks di Indonesia.

Source link