Berita  

Rocky Gerung: Jokowi Alami Post Power Syndrome – Analisis PSI

Rocky Gerung, seorang pengamat politik, menilai bahwa Presiden ke-7, Jokowi, sedang mengalami apa yang disebut sebagai post power syndrome. Hal ini merupakan kondisi psikologis yang dialami seseorang setelah kehilangan jabatan, kekuasaan, atau status sosial tinggi, terutama saat pensiun. Rocky menekankan bahwa gejala ini adalah hal umum bagi seseorang yang meninggalkan kekuasaan dan dapat dihindari dengan memberikan kekuasaan kembali. Namun, dalam kasus Jokowi, hal tersebut menjadi sulit karena sudah dua kali menjabat sebagai presiden.

Meskipun demikian, Rocky mencatat bahwa keinginan untuk memiliki kekuasaan dapat terwujud melalui anaknya, Gibran Rakabuming, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden RI. Menurut Rocky, Jokowi ingin melanjutkan kekuasaannya melalui Gibran, sebagai perpanjangan dari kekuasaan pribadinya. Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki ambisi politik yang kuat, terutama dalam memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Pemilu 2029.

Dalam sebuah wawancara, Jokowi sendiri menyatakan kesediaannya untuk berjuang mati-matian demi PSI. Hal ini menegaskan komitmen dan dedikasinya terhadap partai tersebut, serta memberikan gambaran bahwa Jokowi masih sangat ingin berperan dalam dunia politik Indonesia meskipun telah melepaskan jabatan presiden. Selain itu, langkah-langkah yang diambil oleh Jokowi juga dapat menunjukkan bahwa post power syndrome memang memiliki dampak yang signifikan, tapi juga memberikan motivasi untuk terus berkontribusi dalam dunia politik.

Source link