Tidur sering dianggap sebagai kegiatan pasif, namun biologisnya adalah periode yang penting bagi tubuh untuk memulihkan diri. Kebiasaan buruk seperti doomscrolling di media sosial atau menonton serial Netflix hingga larut malam dapat berdampak buruk pada kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Kurang tidur juga berkaitan dengan penurunan angka harapan hidup, menurut sebuah studi terbaru.
Untuk membantu mendapatkan kembali waktu istirahat yang berkualitas, para dokter spesialis tidur merangkum delapan kebiasaan utama yang harus dihindari sebelum tidur. Pertama, paparan cahaya terang dari layar ponsel atau lampu dapat mengganggu produksi hormon tidur, melatonin. Penggunaan kacamata blue light juga tidak selalu efektif. Kedua, mengonsumsi konten yang terlalu merangsang pikiran sebelum tidur bisa membuat sulit untuk tidur. Konten yang menimbulkan emosi kuat dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Menghindari kebiasaan buruk ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Mulailah dengan memperhatikan paparan cahaya dan jenis konten yang dikonsumsi sebelum tidur untuk mendapatkan waktu istirahat yang lebih baik. Semoga informasi ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur Anda.












