Serat sangat penting untuk kesehatan pencernaan dan dukungan mikroba baik dalam tubuh. Kekurangan serat dapat menyebabkan gangguan, terutama sembelit. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan serat harian, yang sekitar 25 gram untuk orang dewasa. Pakar gizi dari IPB University, Prof Hardinsyah, menjelaskan bahwa kebutuhan serat ini didasarkan pada kebutuhan energi harian. Dengan memenuhi kebutuhan energi 2.000 kalori per hari, kebutuhan serat sekitar 25-26 gram akan membantu menjaga kesehatan pencernaan.
Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan serat yang berbeda. Anak-anak memerlukan lebih sedikit serat daripada orang dewasa, sementara lansia di atas 70 tahun mungkin cukup dengan sekitar 20 gram serat per hari. Konsumsi serat yang cukup dapat diperoleh dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan sumber karbohidrat berserat. Prof Hardinsyah merekomendasikan untuk mengonsumsi dua mangkuk sayur, dua porsi buah, dan setengah hingga satu mangkuk kacang-kacangan setiap hari.
Namun, penting untuk diingat bahwa kesulitan buang air besar tidak selalu disebabkan oleh kekurangan serat, tetapi bisa juga disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik atau dehidrasi. Lebih lanjut, mengonsumsi terlalu banyak serat juga dapat menimbulkan efek samping. Meskipun serat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, konsumsi berlebihan juga harus dihindari karena dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi, seng, dan kalsium. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan dalam konsumsi serat.












