Pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso menjadi perhatian utama dalam program dukungan psikososial. Program ini ditujukan kepada ratusan siswa dari berbagai tingkat pendidikan yang terkena dampak langsung dari bencana tersebut. Korps Relawan Bencana (KRESNA) HIMPSI menyelenggarakan rangkaian program ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan penguatan kapasitas guru sebelumnya.
Program dukungan psikososial dilaksanakan untuk anak-anak usia PAUD, TK, SD, dan SMP di wilayah terdampak. Pendekatan dalam program ini menerapkan pemulihan trauma, penguatan mental, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Kegiatan dilakukan secara bertahap mulai dari pelatihan siswa PAUD hingga SMP dan diakhiri dengan pentas seni serta simulasi kesiapsiagaan bencana.
Asesmen awal menunjukkan bahwa lebih dari separuh anak mengalami kecemasan, ketakutan berulang, gangguan tidur, dan mimpi buruk akibat bencana tersebut. Dalam menindaklanjuti temuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama HIMPSI melalui KRESNA menggelar program dukungan psikososial yang melibatkan sekitar 100 psikolog dan akademisi psikologi. Puncak kegiatan ini ditandai dengan pentas seni di berbagai titik di Kabupaten Poso.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat pemulihan psikologis anak-anak penyintas bencana, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi situasi darurat di masa depan. HIMPSI juga menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah dalam mengembangkan satuan pendidikan yang mampu tangguh dan berdaya tahan terhadap bencana.












