Gejala PTSD Penyintas Banjir: Stres Lebih Sebulan

Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera pada akhir November 2025 telah meninggalkan dampak yang signifikan bagi para penyintas. Menurut informasi yang dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejumlah korban telah kehilangan nyawa, sementara ribuan rumah rusak di beberapa wilayah di Pulau Sumatera. Psikolog klinis Kasandra Putranto mengungkapkan bahwa pengalaman menghadapi bencana dapat menyebabkan berbagai masalah psikologis, terutama bagi mereka yang kehilangan banyak hal akibat bencana tersebut.

Dampak psikologis yang mungkin timbul setelah bencana meliputi kecemasan yang berlebihan, marah yang tak terkendali, kesedihan mendalam, dan rasa bersalah yang tidak wajar. Kasandra menjelaskan bahwa normalitas akan kembali dalam 2-4 minggu setelah bencana, namun jika gejala psikologis tersebut bertahan lebih dari sebulan, maka individu berisiko mengalami gangguan stres pascatrauma atau gangguan penyesuaian. Oleh karena itu, dukungan sosial menjadi faktor penting dalam proses pemulihan psikologis para penyintas bencana.

Program intervensi psikologis yang efektif untuk korban bencana banjir termasuk dukungan psikososial berbasis komunitas dan sekolah. Hal ini meliputi kelompok dukungan sebaya, kegiatan pemulihan normalitas seperti bermain untuk anak-anak, dan program parenting. Mendampingi anak-anak dalam kegiatan menyenangkan juga penting untuk menjaga kestabilan emosional mereka. Dengan adanya dukungan sosial dan program intervensi psikologis yang tepat, diharapkan para penyintas bencana banjir dan tanah longsor ini dapat pulih secara fisik dan psikologis.

Source link