Pengungsi banjir dan longsoran di Sumatera Utara masih bertahan di Posko Pengungsian GOR Pandan Tapanuli Tengah. Di antara mereka, ibu hamil, bayi, dan lansia terdepan, mulai terserang flu dan penyakit kulit. Pada saat seperti ini, risiko ISPA meningkat tajam, terutama setelah bencana banjir. Pakar menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah ISPA. Aktivitas di lingkungan lembap dan basah dapat memicu pertumbuhan jamur yang mengganggu pernapasan, sehingga penting bagi pengungsi untuk menjaga tubuh tetap kering dan terlindungi. Penggunaan masker disarankan untuk menghindari paparan jamur dan debu halus mikroskopis, terutama di lingkungan padat seperti posko pengungsian. Kunci pencegahan ISPA setelah bencana banjir adalah langkah-langkah sederhana namun efektif seperti cuci tangan dan penggunaan masker, untuk menjaga kesehatan pengungsi dan mencegah penularan penyakit.
Tips Sederhana Pencegahan ISPA: Cuci Tangan dan Gunakan Masker
Read Also
Recommendation for You

Mengapa Mengecek Ponsel Setelah Bangun Tidur Berdampak Buruk? Kebiasaan langsung meraih ponsel sesaat setelah bangun…

PT Bundamedik Tbk (BMHS/RS Bunda Group) kembali menyelenggarakan Bunda Parenting Convention 2026 untuk memperingati Hari…

Pentingnya Skrining Sebelum Menikah untuk Cegah Talasemia Talasemia tetap menjadi masalah serius di Indonesia karena…

Obesitas dan Risiko Diabetes Tipe 2: Penjelasan dari Prof. Sidartawan Soegondo Diabetes tipe 2 merupakan…








