Peringatan Hari Prematur Sedunia yang jatuh setiap 17 November menjadi kesempatan untuk membahas isu kelahiran prematur dan perawatan bayi prematur. Publik tertarik pada kisah personal aktris Arumi Bachsin, yang berbagi pengalaman membesarkan anak prematur. Dalam ceritanya, Arumi mengungkapkan perjuangannya dalam memberikan ASI eksklusif dan dukungan yang diterima dari tenaga kesehatan. Kelahiran prematur masih menjadi tantangan kesehatan serius, dengan WHO mencatat jumlah bayi prematur yang lahir setiap tahun dan angka kematian akibatnya. Asupan gizi dan perawatan holistik sangat penting untuk tumbuh kembang bayi prematur secara optimal. Spesialis Anak dan Neonatologi RSCM menekankan pentingnya perawatan yang terstruktur dan pemberian ASI sebagai sumber gizi utama bagi bayi prematur.
Curhat Arumi Bachsin: Menyikapi Tantangan Besarkan Anak Prematur
Read Also
Recommendation for You

Telkomsel berperan sebagai penggerak implementasi transformasi digital melalui partisipasinya dalam World Economic Forum (WEF) Annual…

Insanul Fahmi dan istrinya, Wardatina Mawa, kembali mencuri perhatian publik dalam upaya damai mereka. Pelaku…

Ricky Harun kembali menjadi pembicaraan publik setelah video karaoke yang menyebar luas di media sosial….

Band asal Purwakarta, Sevenkey, kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia dengan perilisan single terbaru…








