Mendengarkan musik setelah usia 70 tahun dikaitkan dengan penurunan risiko demensia yang signifikan. Menurut penelitian dari Monash University, individu yang secara rutin mendengarkan musik memiliki kemungkinan 39 persen lebih rendah untuk terkena demensia dibandingkan dengan yang tidak. Dalam studi ini, Emma Jaffa dan Prof Joanne Ryan meneliti hubungan antara mendengarkan musik dan bermain alat musik dengan kesehatan kognitif pada lansia. Hasil analisis menunjukkan bahwa orang yang secara teratur mendengarkan musik atau memainkan alat musik memiliki risiko demensia yang lebih rendah.
Temuan ini penting mengingat tantangan kesehatan masyarakat yang dihadapi akibat populasi yang semakin menua. Perpanjangan harapan hidup juga berdampak pada masalah kesehatan, seperti penurunan kognitif dan demensia. Profesor Ryan menekankan bahwa belum ada obat untuk demensia, sehingga pencegahan menjadi kunci dalam menghadapi masalah ini. Strategi berbasis gaya hidup, seperti mendengarkan atau memainkan musik, dianggap sebagai langkah yang dapat mendukung kesehatan kognitif dan membantu mencegah penyakit ini. Penelitian ini didasarkan pada data dari studi ASPirin in Reducing Events in the Elderly (ASPREE) dan substudi ASPREE Longitudinal Study of Older Persons (ALSOP) dan hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal International Journal of Geriatric Psychiatry.












