Kisruh antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) belakangan ini telah menjadi perbincangan hangat. Ketegangan dimulai ketika Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, memberikan pernyataan bahwa PDI Perjuangan tidak menghargai Presiden ke-7, Jokowi. Dalam menjawab pernyataan tersebut, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa Jokowi tidak akan mencapai posisi saat ini tanpa dukungan dari PDI Perjuangan. Seorang sutradara dan pegiat media sosial yang kerap memberikan penghargaan kepada PDI Perjuangan, Denny, menyarankan agar PDI Perjuangan tidak perlu terlalu merespons setiap komentar yang datang dari pihak PSI. Menurut Denny, PSI hanya mencari perhatian dengan serangannya dan perlu mencari lawan yang setara. Di sisi lain, Ferdinand Hutahaean, sebagai politikus PDI Perjuangan, menanggapi pernyataan Ahmad Ali dengan menyebutnya sebagai upaya mencari perhatian semata. Menurut Ferdinand, Ahmad Ali sengaja membuat pernyataan kontroversial untuk tetap membuat PSI menjadi pusat perhatian publik.
Home
Berita
Analisis Kontroversi Ahmad Ali, Denny Siregar, dan Ferdinand Hutahaean dalam Politik Indonesia
Analisis Kontroversi Ahmad Ali, Denny Siregar, dan Ferdinand Hutahaean dalam Politik Indonesia
Read Also
Recommendation for You
Isu Polemik Percepatan Pemilu 2029 Belum lama ini, Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Adi…
Andi Widjajanto: Ambruknya Prabowo Bukan karena Kekuatan PDI Perjuangan Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Kepala…
Pengamat Politik Rocky Gerung Bahas Hubungan Prabowo dan Jokowi Belum lama ini, pengamat politik terkenal,…
Pengamat Politik Kritik Gubernur Jawa Barat Pengamat Politik Heru Subagia Kritik Gubernur Jawa Barat Pengamat…
Mantan Presiden Joko Widodo memperingatkan kader PSI agar tidak meremehkan partai politik lain PSI Didesak…
Peta Politik Menuju Pemilu 2029: PSI Diendorse Jokowi, tapi PDIP Disebut Lebih Berisi Perjalanan menuju…
