Kisruh antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) belakangan ini telah menjadi perbincangan hangat. Ketegangan dimulai ketika Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, memberikan pernyataan bahwa PDI Perjuangan tidak menghargai Presiden ke-7, Jokowi. Dalam menjawab pernyataan tersebut, Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa Jokowi tidak akan mencapai posisi saat ini tanpa dukungan dari PDI Perjuangan. Seorang sutradara dan pegiat media sosial yang kerap memberikan penghargaan kepada PDI Perjuangan, Denny, menyarankan agar PDI Perjuangan tidak perlu terlalu merespons setiap komentar yang datang dari pihak PSI. Menurut Denny, PSI hanya mencari perhatian dengan serangannya dan perlu mencari lawan yang setara. Di sisi lain, Ferdinand Hutahaean, sebagai politikus PDI Perjuangan, menanggapi pernyataan Ahmad Ali dengan menyebutnya sebagai upaya mencari perhatian semata. Menurut Ferdinand, Ahmad Ali sengaja membuat pernyataan kontroversial untuk tetap membuat PSI menjadi pusat perhatian publik.
Home
Berita
Analisis Kontroversi Ahmad Ali, Denny Siregar, dan Ferdinand Hutahaean dalam Politik Indonesia
Analisis Kontroversi Ahmad Ali, Denny Siregar, dan Ferdinand Hutahaean dalam Politik Indonesia
Read Also
Recommendation for You

Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan Direktur Utama Terra Drone sebagai tersangka dalam kasus…

Departemen Kehakiman AS telah menyita kapal tanker yang disebut The Skipper yang diduga terlibat dalam…

Konser tur reuni F4 telah mengejutkan penggemar dengan absennya Ken Chu dari acara tersebut. Meskipun…

Kasus dugaan penipuan oleh jasa wedding organizer (WO) telah mencuat setelah sebanyak 87 orang melapor…

Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di DIY disambut dengan merilis Indeks Integritas Nasional (IIN) 2025 oleh…







