Minum alkohol menjadi kebiasaan yang semakin jarang dilakukan oleh generasi Z. Kebiasaan ini menurun dibandingkan dengan generasi sebelumnya, berdasarkan riset dari National Institute on Drug Abuse (NIDA). Tren global juga menunjukkan hal serupa, dimana Gen Z lebih memilih minuman low alcohol atau no alcohol. Hal ini mencerminkan peningkatan kesadaran akan pentingnya hidup sehat di kalangan generasi muda.
Dalam konteks Indonesia, generasi Z tidak begitu terpapar alkohol. Hal ini disebabkan oleh kuatnya nilai agama Islam di masyarakat, dimana larangan terhadap konsumsi alkohol sangat tegas. Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Kasim Rasjidi, mengatakan bahwa mengurangi atau tidak mengonsumsi alkohol sama sekali memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa manfaatnya meliputi melindungi hati, menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan kanker, memperbaiki kesehatan kulit, meningkatkan kualitas tidur dan fungsi otak, serta memperkuat daya tahan tubuh.
Dr. Kasim juga menekankan bahwa menghindari alkohol sebaiknya diiringi dengan gaya hidup sehat lainnya. Memiliki satu kebiasaan hidup sehat dapat membantu individu untuk mengadopsi gaya hidup sehat lainnya dengan lebih mudah. Inilah yang menjadi penyebab penurunan konsumsi alkohol di kalangan generasi Z, karena kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin meningkat.












