Mendinginkan atau Membekukan Nasi Bisa Bantu Menurunkan Lonjakan Gula Darah
Bagi orang yang perlu menjaga kadar gula darah atau asupan karbohidrat, ada trik sederhana yang bisa dicoba yaitu mendinginkan atau membekukan nasi setelah dimasak. Proses mendinginkan atau membekukan nasi setelah dimasak dapat mengubah sebagian pati yang mudah dicerna menjadi pati resisten. Pati resisten bersifat seperti serat dan dicerna lebih lambat, sehingga gula darah dilepaskan secara bertahap ke aliran darah.
Studi menunjukkan nasi yang didinginkan, lalu dihangatkan lagi, dapat mengurangi lonjakan gula darah pascamakan sekitar 10-20 persen. Meski bukan solusi ajaib, tetapi bisa menjadi kebiasaan cerdas bagi penderita diabetes atau orang yang ingin menjaga kadar gula darah. Selain itu, pati resisten membantu tubuh mencerna karbohidrat lebih lambat, memberikan rasa kenyang lebih lama, dan bersifat prebiotik yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
Beras basmati dan beras panjang cenderung lebih efektif dalam proses ini karena kandungan amilosanya lebih tinggi. Penyimpanan nasi juga perlu diperhatikan, disarankan untuk disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas dan didinginkan maksimal dua jam setelah dimasak. Namun demikian, metode ini tidak bisa menggantikan obat atau olahraga. Pengendalian porsi dan pola makan sehat tetap penting untuk hasil optimal. Jadi, mendinginkan atau membekukan nasi setelah dimasak dapat menjadi pilihan pintar untuk mendukung kesehatan gula darah, tetapi bukan sebagai pengganti pengobatan khusus.












