Muhammadiyah Sulawesi Selatan meluncurkan forum inisiatif intelektual baru dengan tema “Jalan Tengah Sistem Pemilu Indonesia” untuk menghadapi kualitas demokrasi yang terus menurun. Forum Tudang Sipulung ini diinisiasi oleh LHKP Muhammadiyah PWM Sulsel sebagai bentuk ijtihad politik untuk menata kembali sistem politik yang berpihak pada kepentingan rakyat. Ketua LHKP PWM Sulsel, Basti Tetteng, menyampaikan kekhawatiran akan pragmatisme dan mahalnya biaya politik dalam Pemilu Indonesia, yang membuat demokrasi kehilangan substansi moralnya. Muhammadiyah mengusulkan sistem pemilu alternatif, yaitu Moderate List Proportional Representation (MLPR), sebagai solusi untuk mengembalikan nilai-nilai akhlak dan akal sehat dalam politik. Gagasan MLPR ini hasil kajian panjang pasca Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta tahun 2022, sebagai langkah untuk menyelaraskan idealisme dan realitas politik dalam menjaga keberlangsungan demokrasi Indonesia.
Muhammadiyah: Dorong Demokrasi Bermoral demi Keadaban
Read Also
Recommendation for You
Geisz Khalifa merespons pernyataan Syahganda terkait Anies Baswedan. Geisz, yang dikenal sebagai loyalis Anies, angkat…
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, secara terbuka mendorong Anies Baswedan untuk masuk ke…
Pengamat politik Heru Subagia menilai sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang berulang kali menyatakan dukungan…
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menyoroti peluang pemakzulan Wakil Presiden Gibran…
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan mengenai ketiadaan berkas penyetaraan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming…
Peneliti ISEAS-Yusof Ishak Institute, Made Supriatma, memberikan analisis mengenai dinamika yang berkaitan dengan isu ijazah…
