Politisi senior Habil Marati mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sedang mengalami masa sulit dan kehilangan arah. Menurutnya, partai dengan lambang Kabah ini akan semakin kesulitan bangkit jika terus terjebak dalam politik yang tidak tepat. Habil menegaskan bahwa kepolisian seharusnya tidak terlibat dalam proses politik, termasuk dalam pemilihan internal partai, untuk mencegah intimidasi dan konflik. Selain itu, di tengah konteks politik yang lebih luas, pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang mayoritas Islam di Indonesia menjadi perhatian Habil. Meskipun demikian, ia juga mengkritik kebijakan pemerintahan sebelumnya yang dinilai melemahkan posisi umat Islam, serta pengelolaan sumber daya alam yang belum transparan, terutama terkait hilirisasi nikel. Habil menegaskan pentingnya membangun kembali dan mengkonsolidasikan sumber daya alam untuk kepentingan umat. Pada akhirnya, Habil juga mencatat adanya praktek politik yang dianggapnya merugikan PPP.
Habil Marati: Skenario Hancurkan Partai Islam di Era Jokowi
Read Also
Recommendation for You

Muhidin Sebut Bahlil Akan Keluarkan Diskresi untuk Salah Satu Calon Ketua Golkar Sulsel, Siapa Dia?…

Kepemimpinan Perempuan di Sulawesi Selatan: Mengukir Sejarah Baru Peran perempuan dalam dunia politik kembali mendapat…

Tere Liye Kritik Pedas Skandal Ijazah Palsu Pejabat Publik Penulis kondang yang juga dikenal sebagai…

Naik Kelas: Sitti Husniah Talenrang Masuk Struktur DPP PAN Naik Kelas: Sitti Husniah Talenrang Masuk…

Ashabul Kahfi Kembali Pimpin PAN Sulsel, Husniah Talenrang ke DPP Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat…







