Ketahanan Keluarga: Fondasi Kuat dalam Membangun Generasi Tangguh
Psikolog klinis Anggiastri H. Utami menegaskan pentingnya ketahanan keluarga dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan siap menghadapi tantangan global. Menurutnya, keluarga memiliki peran utama sebagai lingkungan pertama bagi anak, sehingga kualitas pengasuhan sangat berpengaruh terhadap perkembangan mereka. Proses tumbuh kembang anak sangat bergantung pada pengasuhan yang baik di keluarga, dan ketahanan keluarga menjadi kunci untuk memperkuat fondasi bangsa untuk masa depan.
Omah Perden, Pusat Kajian dan Pendidikan Anak-Keluarga berbasis budaya Jawa, menggelar sarasehan dalam rangka peringatan delapan tahun berdirinya. Dalam acara tersebut, tema Ngudi Rasa-Ngulir Budi, Amerdi Siwi diangkat untuk mengenalkan dan mengolah perasaan anak serta mengembangkan kemampuan mereka. Selain itu, Omah Perden juga memperkenalkan program Pusat Kajian dan Pendidikan Anak-Keluarga Berbasis Budaya Jawa dengan tujuan membangun generasi berkarakter melalui keluarga yang kuat.
Sarasehan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti panggung seni, dongeng, kelas seni, permainan anak, dan pojok jajanan anak. Para pengunjung, termasuk Abi dan keluarganya, menyatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman edukatif dan menyenangkan. Omah Perden berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak dan orang tua serta memperkenalkan nilai-nilai budaya Jawa untuk mendukung pendidikan anak dan keluarga yang berkelanjutan.
Melalui program-programnya, Omah Perden bertujuan membangun kolaborasi di bidang riset, edukasi, dan advokasi pengasuhan untuk menciptakan keluarga yang kuat dan siap menghadapi masa depan. Diharapkan, dengan adanya upaya seperti ini, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang siap menghadapi tantangan dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa.












