Pengamat Politik Rocky Gerung menyatakan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming berpotensi mengundurkan diri dari jabatannya karena tekanan politik. Rocky menyoroti usulan pemakzulan terhadap Gibran, dan memperkirakan bahwa Gibran memiliki dua pilihan yaitu mengundurkan diri atau mengalami peristiwa seperti tahun 1998. Menurut Rocky, keduanya merupakan opsi yang efisien dalam menghadapi situasi politik yang tengah berlangsung. Ia juga memberikan contoh peristiwa mundurnya Presiden Soeharto pada tahun 1998 sebagai gambaran analogi. Rocky menekankan bahwa tekanan politik dapat mendorong seseorang untuk mengambil keputusan, tanpa harus mempertimbangkan logika atau kecerdasan dalam politik. Ketika ditanya siapa yang berpotensi menggantikan Gibran jika ia mengundurkan diri, Rocky menyatakan bahwa potensi pengganti dapat dihitung dari partai politik, bukan dari profesional. Menyoroti kemungkinan Gibran mundur dan konsekuensi politik yang mungkin terjadi, menjadi perbincangan menarik dalam dinamika politik di Indonesia.
Peluang Puan Maharani Gantikan Gibran Jika Mundur – Rocky Gerung
Read Also
Recommendation for You

Akhirnya, aktivis Eggi Sudjana memutuskan untuk berbicara tentang pertemuannya dengan Presiden ke-7, Joko Widodo, di…

Lembaga Survei Parameter Publik Indonesia (PPI) baru saja merilis hasil survei evaluasi satu tahun kepemimpinan…

Dinamika geopolitik global yang semakin memanas akibat konflik di Timur Tengah juga menarik perhatian sejumlah…

Zulkifli Hasan, atau yang akrab disapa Zulhas, dianggap sebagai salah satu figur yang sangat potensial…

Kilang Minyak (MI) KONDISI dunia saat ini tidak sedang menghadapi ancaman kehancuran total lewat perang…







