Willie Salim Sunat di Usia 24 Tahun, Syukuran hingga Diarak

Willie Salim mengungkap alasan menjalani sunat pada usia 24 tahun. Keputusan tersebut, menurut Willie, terutama didorong pertimbangan kesehatan. Namun, sebelum prosedur dilakukan, ia mengaku sempat diliputi ketakutan hingga tidak bisa tidur.

Seusai menjalani sunat, kondisi Willie mulai membaik. Ia sudah dapat berjalan, meski masih merasakan nyeri ringan. “Alhamdulillah ya, udah bisa jalan. Cuman masih agak sedikit nyeri-nyeri, tapi masih aman lah,” ujar Willie Salim kepada wartawan.

Alasan kesehatan dan dorongan dari guru

Willie menyebut aspek medis sebagai alasan utama di balik keputusannya. Ia menilai sunat memberikan manfaat bagi kesehatan dan karena itu memantapkan diri untuk menjalaninya.

“Sunat? Oh iya. Yang pertama pasti alasan medis, untuk kesehatan. Karena lebih sehat ya. Sebenarnya itu aja sih,” kata Willie.

Selain pertimbangan tersebut, keinginan untuk bersunat juga datang dari dirinya sendiri. Willie mengatakan keputusan itu bukan semata-mata karena arahan orang lain, melainkan juga bagian dari keinginannya untuk menjalani prosedur tersebut.

Dalam proses mengambil keputusan, Willie mengaku mendapat arahan dari Ustaz Derry Sulaiman, yang ia sebut sebagai guru sekaligus sosok yang membimbingnya untuk menjadi pribadi lebih baik. Menurut Willie, Ustaz Derry menyampaikan bahwa pada usianya yang telah mencapai 24 tahun, terdapat kewajiban atau sunnah untuk bersunat.

“Awalnya saya bersama guru saya, Ustaz Derry Sulaiman. Beliau mengarahkan saya, membimbing saya untuk menjadi pribadi lebih baik, dan beliau berkata di usia saya yang sudah 24 tahun ini, ada kewajiban, sunnah ya, untuk bersunat,” jelasnya.

Sempat takut menjalani prosedur

Meski telah memiliki alasan yang kuat, Willie tidak menampik bahwa proses menuju sunat membuatnya sangat tegang. Ia bahkan menggambarkan rasa cemas itu lebih dari sekadar takut biasa.

“Waduh, bukan takut lagi. Saya deg-degan, nyut-nyutan sampai nggak bisa tidur saya,” ungkap Willie.

Kekhawatiran tersebut juga muncul ketika ia membayangkan tindakan yang akan dijalaninya. Dengan nada bercanda, Willie mengatakan sempat takut terhadap proses pemotongan tersebut. “Keraguan, aduh, saya takut dipotong, Bang. (tertawa)” tuturnya.

Keputusan Willie kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya menjadi mualaf. Ketika ditanya apakah ia memiliki rencana untuk memeluk Islam, Willie memilih tidak memberikan jawaban terbuka. “Rahasia deh, rahasia,” jawabnya singkat.

Saat kembali ditanya mengenai statusnya, Willie tetap tidak menjelaskan lebih jauh. Ia hanya menegaskan bahwa keluarganya memberikan dukungan terhadap keputusan yang telah diambilnya.

Source link