Pentagon Gunakan ChatGPT Mil dan Grok dalam Strategi Perang

Pentagon Kerahkan ChatGPT Mil dan Grok ke Medan Perang

Selasa, 1 September 2026 – Departemen Perang Amerika Serikat (Pentagon) telah mengumumkan peluncuran model kecerdasan buatan (AI) terbaru, ChatGPT Mil, untuk digunakan dalam lingkungan militer secara aman. Langkah ini menandai peningkatan kemampuan AI generasi terbaru yang tersedia di GenAI.mil, platform AI generatif utama pemerintah.

Adopsi Teknologi AI canggih di Daratan Perang

Seperti dilansir dari Sputnik, Pentagon menjelaskan bahwa ChatGPT Mil, yang dikembangkan oleh OpenAI, telah diotorisasi untuk menangani Informasi Tidak Terklasifikasi Terkendali (CUI) pada tingkat Impact Level 5 (IL5). Peluncuran ini merupakan salah satu hasil kemitraan antara Departemen Perang dan OpenAI yang terbentuk pada tahun 2025.

Model ChatGPT Mil dirancang untuk penggunaan yang aman dan konsisten dalam tugas-tugas militer sehari-hari. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses rutin dan memungkinkan personel militer untuk fokus pada proyek-proyek yang lebih penting. Integrasi ChatGPT Mil ke dalam GenAI.mil bersama dengan teknologi AI canggih lainnya membentuk ekosistem AI multi-model yang mendukung kebutuhan pasukan militer secara komprehensif.

Peran Grok dari Starshield AI

Selain ChatGPT Mil, Pentagon juga mengumumkan peluncuran Grok milik Starshield AI, yang juga telah memperoleh otorisasi CUI dan IL5. Grok untuk Pemerintah dari Starshield AI diimplementasikan dalam analisis riset pasar, pengadaan personel, hingga manajemen rantai pasok untuk mendukung operasional militer dengan lebih cepat dan presisi.

Dengan adanya pengenalan teknologi AI generasi terbaru seperti ChatGPT Mil dan Grok, Pasukan Gabungan Amerika Serikat berpotensi memanfaatkan kekuatan besar dari implementasi kecerdasan buatan sebagai bagian integral dari strategi operasional mereka.

Source link