Manfaat Vaksin HPV pada Anak SD: Cegah Kanker Serviks 90%

Vaksin HPV pada Anak SD Dinilai Efektif Cegah Kanker Serviks hingga 90 Persen

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada murid sekolah dasar saat pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di SD Karya Budi, Banda Aceh, Aceh, Kamis (6/8/2026). Program BIAS 2026 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Aceh menargetkan sekitar 290 ribu siswa menerima imunisasi dengan cakupan minimal 95 persen pada setiap jenis antigen. Tujuannya adalah memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) serta melindungi anak usia sekolah dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, seperti campak, rubela, difteri, tetanus, dan infeksi HPV penyebab kanker leher rahim.

Vaksin HPV pada Anak-Anak: Pelindung Efektif dari Kanker Serviks

Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) diwarnai dengan pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) pada anak-anak sekolah dasar. Dokter spesialis anak, Prof dr Hinky Hindra Irawan Satari, menjelaskan bahwa usia anak kelas 5 dan 6 sekolah dasar menjadi momen ideal untuk menerima vaksin HPV.

Menurut Prof Hinky, pemberian vaksin HPV pada usia dini sangat efektif dalam menurunkan risiko kanker serviks di masa depan. Tingkat antibodi yang terbentuk pada anak setelah mendapat vaksinasi HPV sangat tinggi, melebihi respons tubuh jika vaksin diberikan saat dewasa. Kemampuan tubuh merespons lebih baik pada usia 11 atau 12 tahun, belum terjadi penularan, dan membuat upaya pencegahan semakin optimal.

Jumlah Dosis yang Diperlukan dan Rekomendasi WHO

Prof Hinky juga menjelaskan bahwa pemberian vaksin HPV tergantung pada jenis vaksin yang digunakan. Beberapa jenis vaksin HPV memerlukan hingga tiga dosis, tetapi vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional cukup diberikan sekali saja.

Rekomendasi pemberian satu dosis vaksin HPV dalam program imunisasi nasional didasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang kemudian diadopsi oleh Kementerian Kesehatan. Prof Hinky menekankan bahwa meski telah menerima vaksin HPV saat anak-anak, tetap dianjurkan bagi perempuan dewasa untuk menjalani pap smear guna deteksi dini risiko kanker serviks.

Source link