Bella Hadid Bicara Tentang Hidup dengan Penyakit Kronis

Bella Hadid: Perjuangan Melawan Penyakit Lyme yang Menyiksa

Model dunia, Bella Hadid, kembali mengungkap kisahnya dalam menghadapi penyakit Lyme yang telah menghantuinya bertahun-tahun. Dalam serangkaian unggahan di Instagram Stories, Bella berbagi sisi lain kehidupannya yang penuh dengan cemas, trauma, dan kelelahan ekstrem akibat penyakit tersebut.

Keseharian yang Penuh Penderitaan

Bella mengakui sulit untuk menjelaskan kondisi sebenarnya yang dialaminya. Bagi Bella, penyakit kronis ini tidak hanya memengaruhi fisiknya, namun juga memberikan dampak besar pada kesehatan mentalnya. Ia harus berjuang melawan nyeri, kelemahan, kecemasan, kesulitan berkonsentrasi, infeksi, dan trauma yang tak kunjung reda.

Menurut Bella, kondisi seperti itu bisa berujung pada isolasi yang parah dan depresi, terutama jika berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Ia terus berusaha mencari berbagai cara untuk memperbaiki kondisinya, mulai dari merujuk banyak referensi hingga menjalani berbagai metode pengobatan, namun seringkali dengan hasil yang mengecewakan.

Berjuang Tanpa Henti

“Terutama ketika kamu sudah mencoba segala cara yang mungkin,” tulis Bella, seperti yang dilansir dari People. Bella telah membaca banyak buku dan cerita orang lain untuk memahami kondisinya, namun masih belum menemukan jawaban yang pasti. Akibat penyakit ini, Bella sering kali harus membatalkan rencana dan tidak pernah bisa memastikan kondisi tubuhnya setiap pagi.

Meskipun mengalami rasa sakit dan kelelahan yang luar biasa, Bella tetap harus menemukan kekuatan untuk menjalani hari-harinya. Ia merasa sulit untuk menjelaskan kepada orang lain perasaannya yang rumit akibat penyakit yang diidapnya.

Kesimpulan

Bella Hadid telah melalui perjuangan yang luar biasa dalam menghadapi penyakit Lyme yang menyiksa. Dengan kekuatan dan keteguhan hati, Bella terus berusaha untuk sembuh dan melakukan yang terbaik dalam mengelola kondisinya. Semoga Bella Hadid dapat mendapatkan dukungan dan kekuatan dalam menghadapi penderitaannya.

Source link