Aliyah Mustika Ilham Tinggalkan Demokrat dan Bergabung dengan Golkar
Jelang Musyarwah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, kabar mengejutkan datang dari Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Pasalnya, salah satu loyalisnya, Aliyah Mustika Ilham, memutuskan untuk meninggalkan Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Golkar. Keputusan tersebut diambil Aliyah Mustika Illham setelah melalui pertimbangan yang matang.
Aliyah Mustika Illham dan Partai Demokrat
Aliyah Mustika Illham sebelumnya merupakan kader Partai Demokrat dan telah aktif dalam kegiatan partai tersebut. Namun, setelah melalui proses yang cukup panjang, ia akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Demokrat. Hal ini tentu menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, terutama di Makassar.
Aliyah sendiri merupakan salah satu tokoh wanita yang memiliki pengaruh kuat di Partai Demokrat. Keputusannya untuk meninggalkan partai tersebut dan beralih ke Golkar tentu menjadi hal yang mengejutkan banyak pihak. Meskipun begitu, Aliyah telah menyampaikan bahwa keputusannya sudah dipertimbangkan dengan matang.
Akuisisi Politik di Sulawesi Selatan
Pergeseran posisi politik seperti yang dilakukan oleh Aliyah Mustika Illham merupakan bagian dari dinamika politik yang terjadi di Sulawesi Selatan. Dengan bergabungnya Aliyah ke Partai Golkar, tentu akan membawa dampak pada arus politik di daerah tersebut. Namun, hal ini juga menunjukkan bahwa setiap tokoh politik memiliki kebebasan untuk memilih arah politik yang dianggapnya tepat.
Di tengah persiapan Musda DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, kehadiran Aliyah Mustika Illham diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi partai tersebut. Tentu saja, langkah politik yang diambilnya akan terus menjadi sorotan dan menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat.
