Waktu Terbaik Makan Buah: Tips dari Ahli Gizi

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Buah?

Mengonsumsi buah setiap hari merupakan kebiasaan sehat yang dapat memberikan suntikan bahan bakar alami bagi organ tubuh. Namun, banyak keraguan muncul terkait dengan waktu yang tepat untuk makan buah serta mitos seputar konsumsi buah. Dr. Vinitha Krishnan, Chief Clinical Dietician di SIMS Hospital, Chennai, berbagi pandangannya terkait konsumsi buah secara ilmiah.

Setiap Buah Memiliki Kontribusi Hidrasi yang Berbeda

Salah satu kesalahan umum terkait konsumsi buah adalah anggapan bahwa buah yang mengandung air tinggi dapat menggantikan asupan cairan tubuh yang utama. Buah seperti semangka atau melon, meski tinggi kandungan airnya, tidak bisa sepenuhnya menggantikan minum air putih. Air putih tetap menjadi sumber hidrasi terbaik bagi tubuh.

Beberapa jenis buah memiliki kandungan air yang tinggi, seperti timun dengan kadar air 95 hingga 96 persen, dan semangka dengan kadar air sekitar 92 persen. Buah-buahan lain seperti blewah, jeruk, nanas, dan pepaya juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi, antara 80 hingga 90 persen. Meskipun berkontribusi pada hidrasi tubuh, buah tidak bisa menggantikan kebutuhan akan minum air putih.

Buah sebagai Pendukung Hidrasi, Bukan Pengganti

Selain menyumbang hidrasi, buah-buahan seperti pisang, jeruk, kelapa, dan semangka juga mengandung elektrolit alami yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, buah harus dipandang sebagai mitra pendukung hidrasi, bukan sebagai sumber tunggal.

Source link