Penjelasan Medis: Kenapa Baru Makan tapi Masih Lapar?

Mengapa Kita Sering Merasa Lapar Setelah Makan?

Banyak orang mengalami fenomena lapar setelah makan, meskipun sebelumnya sudah merasa kenyang. Kondisi ini sering kali dikaitkan dengan faktor psikologis, tetapi sebenarnya ada keterkaitan dengan mekanisme tubuh dalam mengatur kadar gula darah.

Keluhan Pasca Makan

Meskipun makanan yang dikonsumsi sudah memberikan rasa kenyang, terkadang tubuh tetap merasa lapar dalam waktu yang relatif singkat setelahnya. Konsultan endokrinologi dan diabetologi, dr. Varun Suryadevara, menjelaskan bahwa fluktuasi kadar gula darah setelah mengonsumsi karbohidrat sederhana atau karbohidrat olahan seperti nasi putih, roti terigu, dan dessert dapat menjadi pemicu kondisi ini.

Ketika makanan tersebut dicerna, tubuh dengan cepat mengubahnya menjadi glukosa, menyebabkan lonjakan tajam dalam kadar gula darah. Pankreas kemudian melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk memindahkan glukosa ke dalam sel tubuh sebagai sumber energi.

Resistensi Insulin dan Efeknya pada Rasa Lapar

Dr. Varun juga menyebutkan bahwa rasa lapar setelah makan bisa menjadi tanda resistensi insulin. Pada kondisi ini, sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik, sehingga glukosa tetap berada di aliran darah dan tidak masuk ke dalam sel dengan efisien. Hal ini menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan energi, meskipun kadar gula darah tinggi.

Akibatnya, tubuh terus-menerus mengirimkan sinyal lapar, membuat seseorang terus merasa ingin makan meskipun sebelumnya sudah makan. Untuk mengatasi hal ini, beberapa perubahan dalam pola makan sehari-hari dapat membantu mengendalikan rasa lapar dan mengatur kadar gula darah secara lebih stabil.

Strategi Makan untuk Mengatasi Lapar Pasca Makan

Dr. Varun merekomendasikan beberapa strategi sederhana dalam pola makan agar dapat mengurangi rasa lapar yang muncul setelah makan:

  1. Konsumsi Protein, Lemak, dan Serat: Padukan karbohidrat dengan protein (daging, telur), lemak sehat (kacang-kacangan, biji-bijian), dan serat dari sayuran. Kombinasi ini dapat memperlambat proses pencernaan, mengontrol pelepasan glukosa ke dalam darah, dan mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis.

Source link