Chiki Fawzi: Pengalaman Takut Lawan Tentara Israel di Gaza

Misi Kemanusiaan Chiki Fawzi di Gaza: Dari Tekanan Mental hingga Kepulangan Haru

Pada Rabu, 27 Mei 2026, kehadiran Chiki Fawzi di Indonesia setelah terlibat dalam misi kemanusiaan di Gaza disambut penuh haru oleh keluarganya. Setelah berbulan-bulan melakukan misi solidaritas internasional di tengah krisis Gaza, putri dari musisi senior Ikang Fawzi akhirnya kembali ke Tanah Air dengan berbagai pengalaman menegangkan.

Pulang ke Tanah Air di Tengah Suasana Haru

Saat Chiki tiba di Indonesia, saat pertemuan emosionalnya dengan sang ayah menjadi sorotan. Setelah menjalani perjalanan yang penuh tekanan mental dan ancaman keselamatan di kawasan konflik, akhirnya Chiki bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. “Ayah menjemput langsung. Beliau langsung peluk aku erat banget dan cuma bilang, ‘Welcome home, Ade’. Rasanya campur aduk banget saat itu,” ujar Chiki Fawzi.

Pengalaman Menegangkan di Laut Mediterania

Selama misi kemanusiaan, Chiki mengalami momen menegangkan di Laut Mediterania. Ombak besar dan cuaca ekstrem membuat perjalanan laut terasa berbahaya bagi para relawan. Meski isu keamanan dari militer Israel menjadi perhatian utama, Chiki mengungkapkan bahwa ia lebih takut pada kondisi alam daripada ancaman dari pihak Israel. Hal ini menjadikan pengalaman berlayar ke Gaza sangat menegangkan bagi Chiki.

Chiki, meskipun dikenal sebagai figur publik, tetap memilih terlibat aktif dalam gerakan kemanusiaan internasional yang menyoroti kondisi warga sipil Palestina. Meski tidak langsung berlayar ke Gaza, Chiki berperan dalam pusat komando di Istanbul untuk memantau jalannya misi kemanusiaan tersebut. Keikutsertaannya dalam misi ini juga membuatnya mengalami momen tegang ketika kapal rombongan bantuan yang diikuti oleh sembilan warga Indonesia dicegat oleh militer Israel di perairan internasional.

Chiki Fawzi, dengan berbagai pengalaman menegangkan dan penuh tekanan selama misi kemanusiaan di Gaza, kini telah kembali ke Indonesia dengan cerita dan kenangan yang tak terlupakan.

Sumber: VIVA

Source link