Lulu Tobing: Sakitnya Lupa Ingatan pada Keluarga

Film Indonesia YLBHAKJ: Mengungkap Kegelisahan Emosional Penyakit Alzheimer

Pada tanggal 11 Mei 2026, aktris senior Lulu Tobing membagikan pengalaman emosionalnya dalam memerankan karakter ibu pengidap Alzheimer dalam film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” atau YLBHAKJ. Melalui peran Yuke Yolanda, Lulu mencoba menyampaikan rasa kehilangan yang tak terlihat secara fisik namun secara perlahan menghancurkan hubungan dengan orang-orang terdekat karena memori yang memudar.

Perjuangan Batin dalam YLBHAKJ

Dalam film ini, Lulu Tobing berperan sebagai seorang ibu dari tiga anak yang harus menghadapi Alzheimer. Lebih dari sekadar fokus pada penyakit tersebut, cerita ini menyentuh pergulatan batin seseorang yang perlahan kehilangan kedekatan dengan keluarga karena ingatan yang semakin pudar. Menurut Lulu Tobing, hal yang paling menyayat hati adalah posisi Yuke sebagai sosok yang sangat dicintai namun terpaksa belajar untuk hidup tanpa menyadari besarnya kasih sayang di sekitarnya.

Menggugah Kesadaran Pribadi

Disesuaikan oleh Kuntz Agus dan ditulis oleh Alim Sudio, film ini mencoba merefleksikan realitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang kerap dianggap sepele. Dari obrolan singkat di meja makan hingga perhatian seorang ibu, semuanya dijelaskan sebagai kenangan berharga yang tidak selalu dapat diingat selamanya.

Menurut Kuntz Agus, ide cerita film ini muncul dari kegelisahan pribadinya mengenai keterbatasan hidup dan memori manusia. Bagi Kuntz, ingatan adalah bagian integral yang membentuk hubungan emosional dalam keluarga. Film ini mencoba menyorot kepingan-kepingan ingatan yang sering dianggap sepele namun sesungguhnya merupakan harta paling berharga yang dimiliki seseorang.

Selain Lulu Tobing, film ini juga menampilkan Yasmin Napper yang memerankan Kesha, anak sulung dari Yuke. Proses syuting film ini berdampak pada kedekatan yang terbentuk di antara para pemain, membuat hubungan mereka terasa begitu erat seperti keluarga sejati.

Source link