Ahmad Dhani Buka Dokumen Lama, Soroti Tudingan Maia Estianty
Polemik antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas setelah Dhani membuka dokumen lama terkait laporan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang pernah dilayangkan Maia pada 2007. Dhani mengunggah tiga lembar Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya yang menunjukkan kasusnya dihentikan karena tidak cukup bukti.
SP3 Soal Kasus KDRT Ahmad Dhani
Dalam unggahannya, Dhani juga mengkritik pemberitaan media masa lalu yang dianggapnya tidak berimbang terkait laporan hoax yang dia nilai dilakukan oleh Maia Estianty. Langkah Dhani ini diyakini sebagai respons atas gelombang kritik yang dia terima dari publik, terutama di media sosial beberapa waktu belakangan.
Isu Kontroversi di Pernikahan El Rumi
Konflik keduanya kembali mencuat saat pernikahan putra mereka, El Rumi, pada bulan April 2026. Momen siraman yang seharusnya penuh haru justru memicu kontroversi setelah putri Dhani, Shafeea, terlihat menangis. Dhani pun mulai mengeluarkan pernyataan kontroversial yang memancing reaksi keras dari netizen, termasuk menyebut air mata Maia sebagai “air mata buaya” dan mengungkit isu lama seputar perceraian dan dugaan perselingkuhan.
Unggahan bukti SP3 tersebut menunjukkan upaya Dhani untuk menguatkan narasinya bahwa tuduhan KDRT yang pernah dialamatkan padanya tidak terbukti secara hukum. Namun, langkah ini juga membuka luka lama dalam konflik mereka yang sebelumnya sempat terpendam.












